Dipek Mantu – RSKIA Kahyangan dan Teladan

YOGYA, KRJOGJA.com – Suasana akrab terlihat di aula SMA Negeri 1 Yogyakarta (Teladan) Kamis (11/5/2017) siang. Betapa tidak, lebih dari 70 mantan guru dan karyawan SMA Teladan yang tergabung dalam Paguyuban Mantan Guru Karyawan SMA Negeri 1 (Pamantu) mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang digagas Keluarga Alumni Teladan Yogyakarta (KATY).

Syafril Nusyirwan, Ketua Yayasan KATY yang menjadi salah satu penggagas acara mengatakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi mantan guru dan karyawan ini dilakukan sebagai upaya mempererat silaturahmi antara alumni dan para pendidiknya. Namun, tak hanya itu ternyata kegiatan positif ini mampu menjalin kembali tali silaturahmi antar alumni untuk kemudian berbuat nyata bagi almamater SMA Teladan.

“Total Pamantu yang terdaftar ada 83 orang dan hari ini yang bias datang 70-an karena beberapa yang lain berada di luar kota. Kemarin mereka menjalani pemeriksaan kesehatan dan hari ini dikonsultasikan pada dokter-dokter ahli yang juga alumni SMA Teladan, ini juga uniknya kegiatan ini,” ungkapnya.

Dalam acara puncak pemeriksaan kesehatan yang kemudian diakhiri dengan silaturahmi di aula sekolah, para mantan guru dan karyawan juga mendapatkan pakaian batik yang semuanya merupakan ide gagasan para alumni. “Kami koordinasi melalui grup Whatsapp dan kemudian muncul teman-teman yang bersedia menyumbang untuk memberikan seragam batik pada Pamantu, kami sangat apresiasi dan ternyata potensi Teladan sangat luar biasa,” lanjutnya.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan yang baru kali pertama sejak terbentuknya KATY tahun 2016 lalu ini diharapkan menjadi tonggak penyemangat agar kedepan muncul semakin banyak sumbangsih positif para alumni pada almamaternya. “Setelah ini juga kita deklarasikan Ikatan Dokter Teladan yang nantinya kedepan bakal sering melakukan bhakti social lebih luas pada masyarakat, kami yakin bahwa alumni Teladan ini bias bermanfaat besar bagi masyarakat,” pungkasnya. (Fxh)

Write a comment