Short Story

Campaign ini ditujukan untuk membantu Nafisah menempuh pendidikan di Nanyang Technological University.

Bantu Wujudkan Mimpi Nafisah untuk Menempuh Pendidikan di NTU

by Nafisah

  • Rp25,000,000.00

    Funding Goal
  • Rp2,600,000.00

    Funds Raised
  • 0

    Days to go
  • Target Goal

    Campaign End Method
Raised Percent :
10.40%
Minimum amount is Rp Maximum amount is Rp
Rp
, Singapore

Nafisah

7 Campaigns | 0 Loved campaigns

See full bio.

Halo perkenalkan saya Nafisah KATY Angkatan 2019. Sejak kecil, saya memiliki mimpi untuk dapat kuliah di universitas terbaik di dunia, salah satunya adalah Nanyang Technological University. Ketika menginjak bangku SMA, saya tertarik untuk mempelajari banyak hal, khususnya bidang fisika. Ketertarikan saya terhadap bidang fisika mengantarkan saya untuk menjadi salah satu peserta olimpiade fisika. Saat kelas XI, saya bertekad untuk dapat meraih medali dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) Fisika. Namun, sayangnya mimpi saya harus terhenti. Saya gagal untuk melaju ke OSN. Saat itu saya merasa benar-benar terpuruk dan terus menyalahkan diri saya sendiri. Bahkan, saya sempat ingin berhenti untuk belajar fisika. Seiring berjalannya waktu, luka yang saya alami mulai sembuh. Saya ingin tidak terus-terusan terpuruk atas kegagalan saya. Walaupun gagal untuk mencapai target saya, saya ingin agar apa yang saya pelajari selama ini tidak sia-sia, saya ingin agar ilmu saya dapat bermanfaat baik bagi diri saya sendiri maupun bagi orang lain. Akhirnya, saya pun memutuskan untuk memantapkan diri saya mengambil jurusan fisika. Saya ingin terus belajar dan meningkatkan pengetahuan saya. Karena itu saya bertekad untuk masuk ke universitas yang benar-benar dapat menyediakan tempat bagi saya untuk dapat berkembang, dengan berbagai fasilitas belajar dan peluang riset yang besar, yaitu Nanyang Technological University.

Pada awalnya saya sama sekali tidak memiliki gambaran mengenai proses masuk, ujian, dan hal-hal lain mengenai penerimaan di NTU, mengingat alumni SMA N 1 Yogyakarta yang lulus dari NTU juga terpaut cukup jauh. Akhirnya saya pun mencari kontak mahasiswa dari relasi yang saya punya di olimpiade. Saya juga mencari informasi sebanyak mungkin dari internet.

Setelah saya cukup mendapatkan informasi tentang penerimaan, saya mulai belajar untuk ujian masuk (University Entrance Examination). Karena cukup susah mencari les A-Level di Yogyakarta dan harga yang ditawarkan pun terbilang mahal, saya memutuskan untuk mempelajari semua materi sendiri. Pada awalnya, saya lumayan kesusahan untuk membagi waktu belajar UEE, belajar materi sekolah, dan persiapan lomba. Saya pun terkadang harus membolos pelajaran untuk belajar di perpustakaan. Saya terus melakukan latihan soal terutama Math karena perbedaan materi yang cukup signifikan dengan kurikulum SMA di Indonesia.

Setelah persiapan selama kurang-lebih 1-2 bulan, akhirnya hari ujian pun datang. Singkat cerita, saya tidak begitu puas dengan ujian saya. Ada soal yang kurang saya teliti dengan baik. Saya pun hanya bisa pasrah menunggu hasilnya.

Bulan Maret pun akhirnya datang, saya telah mendapat email dari NTU mengenai hasil dari tes saya. Malam itu, saya benar-benar gemetar dan tidak berani melihat hasil yang saya dapatkan. Setelah kurang-lebih 2 jam saya memegang handphone saya, akhirnya saya beranikan diri untuk membuka hasilnya. Ternyata, Tuhan mengabulkan doa saya. Saya tidak kuasa menahan tangis waktu itu.

Namun, kebahagiaan saya tidak bertahan lama. Saya gagal untuk mendapatkan full scholarship. Saya hanya mendapatkan financial assistance berupa subsidized tuition fee dan loan. Saya pun hanya bisa menyerahkan segala keputusan kepada orang tua saya, dengan tetap berharap bahwa akan ada jalan untuk saya tetap berkuliah di NTU. Setelah perdebatan yang cukup lama, akhirnya orang tua saya mendukung saya untuk tetap berkuliah di NTU.

Liburan saya setelah Ujian Nasional saya habiskan dengan banyak kegiatan. Saya pulang pergi dari Semarang, Jogja, Solo, Klaten untuk mengajar siswa-siswa yang akan menghadapi ujian UTBK. Saya lakukan semua itu agar saya dapat mendapatkan penghasilan demi meringankan beban orang tua saya dalam membiayai kuliah saya. Saya pun sangat jarang berada di rumah walaupun saat itu sedang waktunya untuk liburan. Namun, di tengah perjalanan, saya mendapatkan sebuah masalah yang mengharuskan saya untuk berpikir kembali untuk melanjutkan langkah saya untuk berkuliah di NTU atau tidak. Karena pendaftaran tes UTBK sudah terpaut sangat jauh penutupannya, saya tidak memiliki kesempatan untuk mengikuti UTBK. Saya bahkan mencoba untuk mengirim surat ke beberapa perguruan tinggi di Indonesia untuk memberi saya kesempatan untuk mengikuti Ujian Mandiri tanpa mencantumkan nilai UTBK, namun usaha saya gagal. Saya juga mengirim surat ke beberapa institusi, kemendikbud, menristekdikti, dan beberapa pejabat pemerintah lainnya untuk meminta bantuan, namun hasilnya nihil. Saya mencari informasi-informasi mengenai beasiswa luar negeri, namun sangat sulit saya temukan. Ketika saya temukan pun juga tidak sesuai dengan persyaratan yang ada. Dengan segala keputusasaan yang menimpa saya, orang tua dan teman-teman saya tetap mendukung saya untuk melanjutkan mimpi saya.

Akhirnya saya pun memberanikan diri untuk tetap melangkah maju. Saya akan mencoba untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Saya akan berusaha untuk belajar dengan sungguh-sungguh, dibarengi dengan kerja part-time untuk dapat memenuhi kebutuhan saya di Singapura. Saya akan berusaha untuk terus mengembangkan kemampuan saya dengan segala fasilitas yang tersedia di sini. Saya juga ingin mempelajari banyak hal baru di luar fisika, seperti computing dan lain-lain yang dapat berguna bagi saya dan orang-orang di sekitar saya kelak. Terima kasih telah membaca cerita saya. Saya akan berusaha melakukan yang terbaik yang saya bisa!:)

,

NameDonate AmountDate
Anonymous Rp100,062.00October 04, 2019
Anonymous Rp100,053.00September 24, 2019
Anonymous Rp300,002.00September 24, 2019
Anonymous Rp50,085.00September 24, 2019
Anonymous Rp100,073.00September 24, 2019
Anonymous Rp100,006.00September 24, 2019
Anonymous Rp50,017.00September 24, 2019
Anonymous Rp100,053.00September 23, 2019
Anonymous Rp500,040.00September 23, 2019
Anonymous Rp200,069.00September 23, 2019
Anonymous Rp1,000,037.00September 23, 2019