SIGMA – LiterArt Fest 2016: Merajut Asa dalam Bingkai Karya

SIGMA, Sie Jurnalistik SMA Negeri 1 Yogyakarta, baru saja menyelenggarakan sebuah event bertajuk “LiterArt Fest 2016” pada Minggu, 24 April 2016 lalu. Sesuai dengan namanya, acara ini berkaitan dengan literature (sastra) dan art (seni). Acara yang diselenggarakan di SMA Negeri 1 Yogyakarta ini dibagi menjadi dua kegiatan, yaitu seminar kepenulisan oleh Tere Liye dan juga lomba-lomba seni dan sastra. Lomba-lomba tersebut antara lain cerita pendek, puisi, komik digital, majalah dinding, tipografi, dan mewarnai.

Acara yang sudah dipersiapkan sejak akhir 2015 ini mengangkat tema “Antipode: Benar dan Salah”. Acara ini melibatkan 53 panitia yang seluruhnya merupakan anggota aktif SIGMA.

Dalam persiapannya, acara LiterArt Fest 2016 sempat mengalami beberapa kendala. Kendala yang pertama yakni berpindahnya lokasi acara dari yang direncanakan. Awalnya, panitia telah menyewa Gedung Graha Wana Bhakti Yasa. Namun, kemudian pihak Dikpora mengabarkan bahwa gedung tersebut akan direnovasi pada bulan April, sehingga panitia terpaksa membatalkan sewa tersebut dan mencari alternatif gedung lain. Meskipun telah melakukan survei ke berbagai gedung seperti Gedung Adisucipto, Balai Utari, Balai Kartini, Balai Kota, Gedung LPP, Gedung PPKH UGM, dan lain sebagainya, panitia tidak menemukan titik terang. Akhirnya, diputuskan acara dilangsungkan di SMA Negeri 1 Yogyakarta. Perubahan lokasi ini menyebabkan kerja tiap sie sempat terhambat, terlebih sie Perlengkapan dan Dekorasi yang harus mengulang konsep dekorasi.

Kendala lainnya yakni sulitnya mencari peserta seminar maupun lomba-lomba—terutama lomba tipografi dan komik digital, mengingat sedikitnya peminat dalam dua bidang tersebut. Pemenuhan kuota peserta seminar ternyata juga menemui kendala. Publikasi dari panitia awalnya kurang tepatdan gencar, namun setelah berkomunikasi dengan alumni tentang publikasi yang lebih tepat dan menindaklanjutinya, penjualan tiket pun berangsur-angsur dapat meningkat.

Meskipun acara ini baru pertama kali dilaksanakan, respons yang diberikan oleh masyarakat terbukti positif. Hal ini dapat dilihat dari jumlah peserta yang berpartisipasi dalam acara tersebut. Seminar kepenulisan Tere Liye diikuti oleh kurang lebih 320 peserta, melebihi target panitia yaitu sebanyak 303 peserta. Sementara itu, lomba-lomba yang diselenggarakan juga cukup diminati.

Penyerahan hadiah juara lomba mading

Lomba menulis cerita pendek diikuti oleh 24 peserta, lomba puisi diikuti oleh 15 peserta, lomba komik digital diikuti oleh 1 orang, lomba tipografi diikuti oleh 3 orang, lomba majalah dinding diikuti oleh 7 tim, dan sementara untuk lomba mewarnai, dari 51 pendaftar, hanya 28 peserta yang datang. Acara “LiterArt Fest 2016” ini juga terbukti berhasil memikat kerja sama dengan perusahaan-perusahaan di Yogyakarta. LiterArt Fest telah bekerja sama dengan 12 perusahaan yaitu Empat-K, Sosro, Anyway, Ozza Konveksi, Mangrove, Bimbingan Belajar Tridaya, Quick Chicken, Omah Pedes, PT. Cipta Wahana Karya, Togamas, Social Agency, dan McDonalds. LiterArt Fest 2016 juga bekerja sama dengan 10 media partner, yakni Kompas, Yasika FM, Unisi FM, Harian Jogja, Suara Merdeka, Radio Arma Sebelas, Jiz FM, Gudeg net, Radio Q, dan RBTV. Selain itu, stand eksternal juga turut meramaikan acara ini, seperti Sosis Bakar Levina, Oishii Tako, Mbak Khanan, Pasco, dan penjualan buku oleh Alfredo.

Tidak ada kendala yang berarti pada saat pelaksanaan kegiatan. Rangkaian acara dapat berjalan sesuai rundown tanpa keterlambatan lebih dari sepuluh menit. Selain itu, panitia sudah dapat menjalankan jobdesc masing-masing dengan cukup baik. Panitia acara telah meminimalisir kesalahan teknis dengan berbagai macam usaha di antaranya dengan mengadakan briefing intensif panitia sebelum acara berlangsung, sehingga acara dapat berjalan dengan cukup lancar. Satu hal yang cukup menjadi kekurangan adalah kelengahan panitia selepas ishoma. Banyak dari panitia tidak bersegera setelah melakukan ishoma sehingga kegiatan setelahnya mendapat sedikit gangguan.

Acara ini sendiri dimulai pada pukul 07.30 dengan kegiatan registrasi ulang peserta lomba yang berjalan lancar. Setelah pembukaan, pada pukul 08.00 perlombaan dimulai. Lomba mewarnai dilaksanakan di Lapangan Voli, lomba majalah dinding dilaksanakan di ruang 203

dan 204, sementara lomba tipografi dilaksanakan di ruang 202. Perlombaan berlangsung hingga pukul 10.00 dengan tertib. Pada waktu hampir bersamaan, pada pukul 08.30 juga dilakukan open gate seminar. Cukup banyak peserta yang hadir sejak daftar ulang dibuka. Sambil menunggu, sebagian memilih untuk menunggu di Aula Katamso dan sebagian lainnya memilih untuk menunggu di Lapangan Voli seraya menikmati jajanan di stand foodcourt yang panitia siapkan. Registrasi ulang peserta seminar berjalan dengan cukup lancar dengan sedikit kendala. Banyaknya peserta yang memilih melakukan registrasi ulang sesaat sebelum seminar dimulai sempat menimbulkan antrean panjang.

Seminar Tere Liye

Seminar kepenulisan dimulai pada pukul 09.30, diawali dengan sambutan oleh ketua panitia, Satria Galih Nugraha, dan juga Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Yogyakarta, Bapak Rudi Prakanto,yang kemudian dilanjutkan hiburan dari panitia. Seminar berlangsung selama dua jam dengan topik “Potret Benar-Salah dalam Penokohan dan Pengaluran”. Seminar yang dimoderatori oleh Fildzah Izzazi—alumnus SMA Negeri 1 Yogyakarta yang juga seorang novelis—dan diisi oleh Tere Liye ini berisi materi dan sesi tanya jawab yang menarik. Peserta seminar mendapatkan fasilitas berupa totebag, blocknotes, pulpen, fruit tea, Koran Kompas, dan sertifikat.

Peserta Seminar Tere Liye

Selain itu, juga disediakan doorprize berupa kaos dari anyway bagi penanya terbaik. Setelah seminar selesai pada pukul 12.00, diadakan sesi book signing di Ruang Multimedia. Peserta seminar yang hendak mengikuti kegiatan ini awalnya sempat kurang dapat dikontrol, tetapi hal tersebut dapat diatasi oleh panitia.

Sesi book signing dilanjutkan dengan ishoma. Peserta seminar yang sudah tidak berkepentingan mulai meninggalkan lokasi acara. Pada pukul 13.30, pengumuman kejuaraan lomba dilaksanakan di Aula Katamso. Pemenang tiap kategori lomba mendapatkan sertifikat, sejumlah uang, serta bingkisan dari sponsor. Acara resmi ditutup pada pukul 14.00, diakhiri dengan pembagian doorprize bagi peserta yang masih menunggu hingga berakhirnya acara. Panitia mulai membersihkan dan membereskan perlengkapan setelah area kegiatan steril dari peserta. Kegiatan beres-beres berlangsung hingga ashar dan dilanjutkan dengan briefing akhir panitia setelah salat ashar. Dapat disimpulkan, tujuan dari diadakannya acara ini dapat terlaksana dengan baik.

Write a comment